Mengkhancurkan sesuatu yang sudah ia ketahiu kehancurannya . .
Anggap aku ini buta ,tuli, dan tak berhati . . .
Biarkan sampai pengemis yang memunguti serpihan-serpihan kehancuran yang kau cipta . . . .
Dengan tangan penuh kasih kembali merangkai serpihan-serpihan bak bongkahan kaca yang mampu meluapkan darah dari mata . . . .
Biarkan bongkahan kaca itu menyayat keselruh jiwa . . .
Biar darah dimana-mana . .
Biar yang jauh disana melihat darah pasrah . . .
Menunggu enkau menghisap semua darah sampi termuntah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar